Home –  Energi Bumi – Mari Kembangkan Teknologi Pengolahan Sumber Energi Alternatif (2)

Mari Kembangkan Teknologi Pengolahan Sumber Energi Alternatif (2)

Melanjutkan artikel selanjutnya, pada pembahasan ini kami akan berikan rekomendasi mengenai sumber alternatif apa saja yang bisa kalian lakukan untuk memulai mengembangkannya dalam kehidupan kalian sehari-hari. Sumber daya alternatif ini dirasa sangat efektif untuk menumpaskan segala keluh kesah yang memang selama ini masyarakat sering alami. Memang untuk masa ini kalian memakai bahan bakar seperti BBM, Gas dengan angka yang relatif kecil. Namun, kalian tidak akan tahu kedepannya apakah sumber daya tersebut bisa langka dan juga bisa saja mengalami lonjakan yang signifikan untuk kalian. 

Sebab itulah, kami sangat berbaik hati merekomendasikan pemanfaatan dari teknologi link alternatif sbobet88 pengolahan Sumber Daya Alternatif ini ke kalian semua. Agar nantinya, bisa kalian coba sendiri. Memang caranya mudah ? untuk cara pastinya membuat sumber daya alternatif ini menjadi berguna memanglah kami tidak berikan disini. Namun dari referensi apa saja yang sudah kami berikan nantinya bisa kalian cari tahu lebih detail lagi di berbagai laman situs yang ada. 

Jika tadi kami sudah membahas mengenai sumber daya alternatif seperti : berbahan dasar dari Jagung, berbahan dasar Jarak Pagar, Tumbuhan Alga, Panas BUMI, dan terakhir adalah PLTA atau Pembangkit Listrik Tenaga Air. untuk saat ini, kami akan lanjutkan beberapa hal yang lainnya dan wajib banget untuk bisa kalian ketahui agar menambah wawasan kalian juga. Simak baik-baik selengkapnya pada hitungan 1…2…3… kuy

 

Sumber Alternatif pada penggunaan Tenaga Angin 

Tenaga Angin ini biasanya memang menggunakan bantuan dari turbin Angin yang mana lazim digunakan untuk langsung mengubah energi angin menjadi Listrik. Nah, hal ini sudah ditujukan langsung pada catatan bahwasannya sekitar 1,5% pasokan listrik dunia memang dihasilkan oleh penggunaan dari tenaga angin. Walau angka ini terbilang kecil , tetapi persentasenya selalu saja meningkat dari tahun ke tahunnya. 

 

Sumber Alternatif Tenaga Matahari dan Energi Gelombang Laut 

Tenaga Matahari atau Surya ini memang sangat umum untuk digunakan sebagai pembangkit listrik. Perkembangan dari teknologi ini memang sudah langsung memungkinkan sel surya jauh semakin ringan lagi, lalu bisa mudah untuk diangkut dan terakhir akan jauh lebih efisien. Lalu beranjak ke Gelombang laut yang berarti dari pemakaian tersebut bisa menghantarkan energi listrik. Teknologi ini memang mampu memiliki potensi yang sangat besar dan juga belum banyak untuk bisa digunakan. Rintangan yang paling utama di dalam memperluas penggunaannya adalah sebuah dampak negatif yang akan selalu terjadi pada lingkungan laut. Nah, untuk pembangkit listrik dari gelombang laut ini memiliki potensi mengganggu usaha penangkapan ikan sekaligus bentang alam alami dari lingkungan laut. Sebab itulah, perihal sumber daya alternatif ini masih harus dimaksimalkan lagi agar nantinya tidak ada yang dirugikan. 

 

Sumber Alternatif Energi dari Pasang Surut 

Sebenarnya sama saja seperti Gelombang Laut. energi pasang surut ini juga masih belum banyak digunakan oleh masyarakat di dunia. Akan tetapi , para ahli melihat adanya pasang surut ini sebagai sumber energi alternatif yang sangat menjanjikan di masa depan. Pasang surut ini bisa dianggap sangat menjanjikan karena mudah sekali diprediksi dan tidak seperti halnya energi matahari dengan angin. Salah satu faktor utama yang melandasi pembuatan teknologi pasang surut ini belum banyak diterapkan adalah biaya yang memang tinggi serta langkanya daerah yang sudah memiliki perbedaan pasang surut besar. 

 

Sumber Alternatif dengan penggunaan Biogas

Untuk penggunaan dari Biogas ini memang sudah banyak terjadi. Dimana, penggunaan dari biogas ini adalah hasil dari materi biologis yang memang masih hidup atau pun telah mati dan juga disebut dengan Biomassa. Penggunaan ini umumnya sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan industrial dan juga untuk rumah tangga. Pembuatannya dengan menggunakan alat yang kedap udara dengan bagian-bagian pokoknya terdiri langsung atas pencerna, lalu untuk lubang pemasukan dari bahan baku dan pengeluaran lumpur sisa hasil pencernaan serta pipa penyaluran Gas Bio.

Terdapat 2 tipe dari alat pembangkit Biogas atau Digester yakni : Floating Type and Fixed Dome Type. untuk yang pertama adalah Floating Type ini masuk ke tipe terapung yang dikembangkan di negara Bollywood – India dan terdiri atas sumur pencerna serta di atasnya masih ditaruh drum terapung dari besi terbalik. Untuk besi ini memiliki fungsi menampung gas yang memang dihasilkan oleh digester. Untuk tipe Fixed Dome Type atau masuk kedalam tipe kubah ini berupa digester yang dubangun langsung dengan menggali tanah yang kemudian dibuat bangunan dengan menggunakan bata, pasir, dan semen yang berbentuk langsung layaknya rongga ketat udara dan berstruktur seperti Kubah. Untuk Tipenya di kembangkan lebih banyak di negeri Panda atau China. 

Di dalam digester terdapat banyak bakteri Metan yang mengolah limbah bio ataupun biomassa dan bisa menghasilkan biogas Metan. Dengan desain pipa yang sedemikian rupa, gasnya jadi bisa dialirkan langsung ke kompor yang terletak di dapur. Gas ini bisa digunakan untuk keperluan memasak dan lainnya. Biogas sendiri bisa dihasilkan dengan mencampurkan limbah yang sebagian besarnya langsung terdiri dari kotoran ternak dengan potongan-potongan kecil sisa tanaman seperti jerami , Dll. 

Sisa limbah yang nantinya telah dicerna oleh Bakteri Metan atau bakteri biogas ini berupa slurry ataupun lumpur yang memiliki kandungan hara sama dengan pupuk organik yang telah matang sebagaimana halnya dengan kompos sehingga dapat langsung untuk bisa digunakan dalam memupuk tanaman. 

 

Apakah Energi Masa Selanjutnya dari Indonesia ? 

Dari banyaknya jenis sumber energi alternatif Biogas, tampaknya ada yang memang jauh lebih cocok dikembangkan di Indonesia. Hal ini memang dikarenakan banyak daerah di Indonesia yang memiliki Biomassa berlimpah terutama sekali di sentra-sentra produksi Padi dan juga Ternak di daerah : (1) Jawa tengah, (2) Jawa Timur, (3) Sulawesi Selatan , (4) Pulau Dewata Bali, Dll. 

Namun sayangnya, kegiatan dari pembuatan Biogas ini belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat Indonesia pembuatan dari Biogas sendiri belum popular dan belum memasyarakat. Perlu ditambah adanya gerakan massal dan juga penyuluhan intensif dari pemerintah di dalam pengembangan teknologi sumber energi alternatif ini. Dan dari Pemerintah bisa langsung menyisihkan dana APBN atau bisa juga dengan menggunakan Subsidi BB, guna pembangunan digester pada beberapa daerah pedesaan yang kebanyakan memiliki profesi sebagai petani dan juga peternak. 

Kegiatan ini dinilai mampu membantu adanya penghematan dari konsumsi BBM dalam negeri sekaligus, bisa menjaga kelestarian lingkungan. Untuk kedepannya pembuatan Biogas yang diproduksi secara masal akan menjadi salah satu solusi bagi kebutuhan energi nasional. 

Disini kita akan mampu dalam melakukan penghematan besar bagi cadangan sumber minyak bumi dan juga bisa untuk mengurangi ketergantungan atas pemakaian BBM, lalu bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan juga bersih, peningkatan dari kesejahteraan masyarakat, ada juga mengenai konservasi hutan, pengurangan sebuah populasi udara, dan masih banyak lagi hal-hal positif lainnya yang bisa kalian rasakan. Namun satu keuntungan pasti bahwasannya generasi kita saat ini sedang sebaik-baik mungkin dalam menyediakan sumber energi alternatif bagi kepentingan hidup.