Home –  Archive
Monthly Archives: Mar 2021

Kelebihan & Kekurangan Bahan Bakar Fosil

Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang di dalamnya terkandung bahan biokimia dan juga memudahkan aktivitas pekerjaan yang berhubungan langsung dengan tenaga listrik, tenaga air yang akan menghasilkan panas, sehingga mampu untuk menggantikan posisi kincir angin yang digunakan untuk listrik dan juga air. Bahan bakar fosil terjadi karena hasil dari pembentukan dan juga penguraian selama jutaan tahun yang lalu yang pada akhirnya lama kelamaan akan memadat dan juga menghasilkan energi untuk batu bara, minyak bumi dan juga gas.

Jenis-jenis Bahan Bakar Fosil

  • Gas Alam : gas alam yang paling banyak ditemukan di kedalaman tanah yang tertentu adalah gas metana. Gas metana sering sekali ditemukan di situs tangkasnet bersamaan dengan kandungan minyak bumi dan juga batu bara.
  • Batu Bara : bahan bakar fosil hasil pengendapan ratusan tahun lamanya terjadi melalui proses pengendapan vegetatif tetap yang awalnya adalah hasil timbunan dari beberapa tumbuhan dan juga hewan yang sudah membusuk selama jutaan tahun dan vegetatif lainnya yang pada akhirnya membentuk batu bara.  Batu bara selalu terbentuk dari kepadatan yang berwarna hitam yang perlu digali terlebih dahulu di kedalaman kerak bumi sedangkan gas alam harus dipompa keluar dengan menggunakan alat khusus. Batu bara yang berhasil dihasilkan dari alam berupa karbon , nitrogen, oksigen, hidrogen, dan sulfat dan nitrit.
  • Minyak Bumi : Berbagai macam minyak bumi yang ada pada kedalaman tanah tertentu menghasilkan berbagai macam energi alam yang dapat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, misalnya bensin yang digunakan untuk bahan bakar kendaraan roda dua dan empat sedangkan minyak tanah digunakan untuk bahan energi pembakaran pada kompor tradisional yang dimanfaatkan untuk memasak atau pemanggangan masakan seperti sate ayam, kambing dan sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan juga kekurangan bahan bakar fossil :

 

Kelebihan dari Bahan Bakar Fosil

  • Dapat dinikmati untuk kesejahteraan rakyat yaitu penggunaan bahan bakar fosil dapat menghasilkan listrik dalam jumlah yang sangat besar dan merata pada sebuah lokasi atau wilayah yang diinginkan .
  • Relatif lebih mudah untuk ditemukan dalam keadaan terdesak karena saat ini ketersediaan bahan bakar fosil sudah dapat dijumpai di berbagai wilayah dengan jarak yang tidak terlalu jauh antara lokasi tempat yang menyediakan bahan bakar fosil misalnya bensin dengan bahan bakar fosil selanjutnya .
  • Relatif sangat hemat bagi pengguna yang berasal dari masyarakat tidak mampu karena harga yang disediakan selalu disesuaikan dengan kebutuhan pada saat itu.
  • Pengolahan dan pengambilan bahan bakar fosil dapat dilakukan dengan  mudah hanya dengan pipa khusus yang biasa digunakan para pekerja di lokasi penambangan.
  • Bahan bakar fosil termasuk bahan bakar yang ketersediaannya saat ini masih banyak dan stabil untuk dimanfaatkan setiap hari. bahan bakar fosil juga termasuk bahan bakar yang stabil yang tidak mengalami perubahan warna, bau, berat , ukuran serta kadar asamnya dibandingkan zat zat lain yang ada di bumi.
  • Bahan bakar fosil dapat mensejahterakan seluruh umat manusia terbukti dengan penggunaan bahan bakar ini listrik dapat menerangi seluruh negara yang ada di dunia tanpa harus khawatir akan habis sumber alamnya untuk saat ini.
  • Bahan bakar fosil adalah pendukung utama yang sangat vital bagi kemajuan dan pergerakan ekonomi yang sedang berlangsung dari tahun ketahun dan selama persediaan bahan bakar fosil masih ada maka kemajuan sebuah industri akan selalu berjalan dengan lancar.

 

Kekurangan dari Bahan Bakar Fosil

  • Meningkatkan polusi berupa racun dalam udara (radikal bebas) : Pemakaian emisi gas alam atau bahan bakar fosil dapat meningkatkan polusi udara yang akan menjadi penyebab pemanasan global dan mencemari air. Udara yang telah terkontaminasi oleh bahan bakar fosil dapat menyebabkan penumpukan partikel partikel beracun yang bergabung dengan radikal bebas yang dihasilkan oleh debu, asap rokok, asap pembakaran sampah dan lain lain. Jika terus menerus terjadi maka udara tidak akan pernah sehat karena semakin meningkat tingkat radikal bebas maka akan semakin banyak racun yang terhirup oleh manusia dan hewan serta tumbuhan. Dengan demikian kandungan oksigen dalam udara semakin menipis.
  • Menyebabkan hujan asam : Penggunaan bahan bakar fosil dapat melepaskan beberapa zat berbahaya ke udara  seperti asam sulfat, karbonat dan zat nitrit yang jika telah mengumpul di angkasa dan menjadi gumpalan awan hitam maka ketika jatuh ke bumi maka akan terjadi Proses terjadinya hujan asam. Hujan asam dapat merusak bahan bahan atau barang seni yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi seperti patung patung kenegaraan, monumen nasional, arca simbol keagamaan dan lain lain, dimana hujan asam tersebut mampu merusak dan menghancurkan kalsium karbonat yang ada di dalam lapisan dan bagian dalam benda benda penting tersebut.
  • Menyebabkan pencemaran lingkungan tanah dan air : Hasil dari pembakaran bahan bakar fosil yang digunakan pada industri biokimia cenderung menghasilkan limbah yaitu sisa sisa proses pembakaran ketika kegiatan industri dilaksanakan. Limbah yang terbuang dapat mencemari dan meracuni lapisan tanah  yang dapat membuat tumbuhan tidak dapat hidup secara normal dan mengakibatkan air tanah yang tercemar serta mampu mencemari air jika cara pembuangan limbah tidak benar . Misalnya jika dibuang pada danau atau laut maka akan menyebabkan oksigen pada air menjadi berkurang dan dapat menyebabkan ekosistem penghuni dasar air berupa ikan, udang, kepiting, atau hewan  hewan lain akan mati sehingga perlu memiliki cara pemanfaatan sampah dan limbah.
  • Persediaan yang semakin menipis : Bahan bakar fosil sudah dipakai selama ratusan tahun sebagai bahan bakar kendaraan , kereta api, pesawat dan lain lain,. jika terus dipakai sampai beberapa abad kedepan dipastikan bahan bakar fosil akan habis .
  • Berbahaya bagi kesehatan para pekerja tambang : Penambangan batu bara banyak membutuhkan banyak pekerja yang bekerja selama berminggu minggu bahkan berbulan bulan tanpa menghiraukan akibat efek buruk yang dapat diakibatkan dari radiasi penguapan bau dan zat yang dalam batu bara. Jika terus menerus terhirup akan mengganggu sistem pernafasan, rongga hidung dan pembuluh darah menuju otak. Selain itu penambangan batu bara bisa merusak keseimbangan  ekologi ketika tanah mengalami kehancuran dan kerusakan secara luas dan lebar.
  • Harga bahan bakar yang tidak pernah mengalami penurunan : Dari tahun ketahun penggunaan bahan bakar fosil memang tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia sehari hari. tetapi semakin tinggi permintaan masyarakat akan bahan bakar fosil seiring bertambahnya pemakaian untuk sumber energi kendaraan mereka, maka harga yang akan dipatok akan semakin meningkat setiap tahunnya.
  • Mempengaruhi perubahan iklim yang ekstrim : Dampak dari pelepasan emisi karbon hasil pembakaran dari bahan bakar fosil dapat menyebabkan kerusakan udara yang akan menimbulkan perubahan iklim yang ekstrim bahkan terkadang sulit diprediksi dengan akurat oleh badan yang menangani  kondisi cuaca.

Dampak dari Pemakaian Energi Fosil

Tentu saja kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan sekitarnya, baik itu lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Seiring dengan perkembangan zaman, jumlah penduduk yang ada di bumi juga terus mengalami peningkatan tiap tahunnya bahkan tiap harinya juga tetap meningkat, sehingga peningkatan akan kebutuhan energi tidak dapat dihindari lagi. Pada saat ini, hampir semua kebutuhan manusia menggunakan energi yang diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya itu pada energi pembangkit listrik, industri dan juga berbagai macam alat-alat transportasi yang digunakan oleh manusia.

Bahan bakar fosil itu sendiri adalah bahan bakar yang terbentuk dari proses alam seperti dekomposisi anaerobik dari sisa-sisa organisme termasuk fitoplankton dan zooplankton yang mengendap ke bagian bawah laut (atau danau) dalam jumlah besar, selama jutaan tahun. Bahan bakar fosil merupakan sumber daya tidak terbarukan karena proses pembentukannya memerlukan waktu jutaan tahun, sedangkan cadangan di alam habis jauh lebih cepat daripada proses pembentukannya. Produksi dan penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan keprihatinan lingkungan. Sebuah gerakan global menuju generasi energi terbarukan karena itu dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi meningkat.

Diperkirakan oleh Energy Information Administration bahwa pada tahun 2007 sumber utama energi terdiri dari minyak bumi 36,0%, batubara 27,4%, gas alam 23,0%, yang berarti 86,4% konsumsi energi primer di dunia adalah bahan bakar fosil. Sedangkan sumber energi non-fosil seperti tenaga air, nuklir, dan lainnya ( panas bumi , surya , gelombang , angin , kayu , limbah ) hanya sebesar 13,6%. Padahal energi non-fosil ini jika dikelola dengan benar akan memberikan kontribusi besar pada konsumsi energi dunia yang tumbuh sekitar 2,3% per tahun. Kalian sadari atau tidak, pemakaian energi fosil yang terus menerus akan  mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup. Hal tersebut dikarenakan bahan bakar fosil seperti batubara , minyak bumi , dan gas alam  mengandung persentase karbon yang tinggi. Gas karbon adalah gas tanpa warna yang merupakan senyawa karbon dengan oksigen, tidak terbakar dan larut dalam air. Jika gas karbon tersebut terlepas ke udara akan bersenyawa dengan oksigen dan membentuk gas karbon dioksida. Karbon dioksida adalah salah satu gas rumah kaca yang meningkatkan radiasi dan memberikan kontribusi pada  pemanasan global , yang menyebabkan rata-rata suhu permukaan bumi meningkat.

Secara umum, kegiatan eksploitasi dan pemakaian sumber energi dari alam untuk memenuhi kebutuhan manusia akan selalu menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Berikut merupakan beberapa dampak negatif penggunaan energi fosil yang berlebih dan juga meningkat tiap tahunnya :

 

Dampak Terhadap Udara dan Iklim

Penggunaan berbagai macam bahan bakar fosil (misalnya: minyak bumi, batu bara, dan gas alam) untuk bahan bakar alat-alat industri dan transportasi telah membuat sebuah perubahan besar pada kondisi iklim dunia. Penggunaan bahan bakar tersebut telah meningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SO2) dan tiga gas-gas industri yang mengandung fluor (HFC, PFC, dan SF6) sehingga menyebabkan meningkatnya radiasi yang terperangkap di atmosfer bumi.

Sanitary School: Makalah Pencemaran Udara akibat Bahan Bakar Fosil

Emisi gas NOx dan SO2 ke udara dapat bereaksi dengan uap air di awan dan membentuk asam nitrat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4) yang merupakan asam kuat. Jika dari awan tersebut turun hujan, air hujan tersebut bersifat asam (pH-nya lebih kecil dari 5,6 yang merupakan pH“hujan normal”), yang dikenal sebagai “hujan asam”. Hujan asam menyebabkan tanah dan perairan (danau dan sungai) menjadi asam.Untuk pertanian dan hutan, dengan asamnya tanah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman produksi. Untuk perairan, hujan asam akan menyebabkan terganggunya makhluk hidup di dalamnya. Selain itu hujan asam secara langsung menyebabkan rusaknya bangunan (karat, lapuk). Sedangkan Gas-gas industri yang mengandung fluor (HFC, PFC, dan SF6) diproduksi oleh proses industri, dan tinggal di atmosfer hampir selama-lamanya karena tidak ada penyerap atau penghancur alaminya. Peningkatan GRK tersebut akan menyebabkan fenomena pemanasan global yaitu naiknya temperatur rata-rata dipermukaan bumi. Pemanasan global itu sendiri akan mengakibatkan perubahan iklim, yaitu perubahan pada unsur-unsur iklim seperti naiknya suhu permukaan bumi, meningkatnya penguapan di udara, berubahnya pola curah hujan, dan tekanan udara yang pada akhirnya akan mengubah pola iklim dunia.

 

Dampak Terhadap Perairan

Eksploitasi minyak bumi, khususnya cara penampungan dan pengangkutan minyak bumi yang tidak layak, misalnya, bocornya tangker minyak atau kecelakaan lain akan mengakibatkan tumpahnya minyak (ke laut, sungai atau air tanah) dapat menyebabkan pencemaran perairan.

Pencemaran Laut yang jadi musuh laut

Selain itu, pencemaran air oleh minyak bumi juga bisa disebabkan oleh pembuangan minyak pelumas secara sembarangan. Pembuangan sisa sampah cair pabrik ke sungai atau laut juga ikut memegang andil yang besar terhadap pencemaran air ini. Di laut sering terjadi pencemaran oleh minyak dari tangki yang bocor. Dengan adanya minyak pada permukaan air menghalangi kontak antara air dengan udara sehingga kadar oksigen didalam air akan berkurang dan dapat mengganggu biota-biota yang berada di dalam air tersebut. Pada dasarnya pencemaran air disebabkan oleh kesalahan manusia.

 

Dampak Terhadap Tanah

Dampak penggunaan energi terhadap tanah dapat diketahui, misalnya dari pertambangan batu bara. Masalah yang berkaitan dengan lapisan tanah muncul terutama dalam pertambangan terbuka (Open Pit Mining). Pertambangan ini memerlukan lahan yang sangat luas. Perlu diketahui bahwa lapisan batu bara terdapat di tanah yang subur, sehingga bila tanah tersebut digunakan untuk pertambangan batu bara maka lahan tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau hutan selama kurun waktu tertentu.

Pengertian Eksploitasi Adalah, Arti dan Contoh-Contoh Eksploitasi

Penggunaan alat-alat yang menggunakan energi bersih sangat membantu lingkungan dan pemulihan bumi. Kita bisa ikut berpartisipasi dalam menggunakan alat-alat yang aman untuk lingkungan seperti yang paling efisien dan digemari saat ini, Pemanas Air Tenaga Matahari. Salah satunya adalah Inti Solar Water Heater yang terus berkomitmen dan konsisten mengedukasi Indonesia untuk menggunakan energi ramah lingkungan dan gratis dari matahari.

 

Dampak Pemakaian Bahan Bakar Fosil

Tahukah kalian bahwa bahan bakar yang selama ini kita nikmati dengan sangat praktis merupakan bahan bakar yang tidak akan selamanya ada. Listrik yang milyaran orang nikmati saat ini tentunya tidak muncul secara ajaib, begitu juga dengan bahan bakar transportasi seperti bensin, avtur dll. Semua sumber bahan bakar itu harus melalui sebuah mekanisme transformasi energi agar dapat kita nikmati dan tanpa kita sadari hampir semua sumber energy yang membuat peradaban manusia maju ini bersumber dari energi fosil. 

Global Warming | GIANT CLAMS

Di zaman yang modern ini kita sangat banyak menemukan kepraktisan yang luar biasa, dimulai sejak ditemukannya listrik dan alat transportasi perkembangan ilmu pengetahuan melaju sangat pesat, teknologi canggih semakin sering bermunculan. Tentunya, setiap teknologi membutuhkan energy dan tentunya semakin maju pemikiran manusia maka tidak mustahil bahwa manusia dapat memanfaatkan energy agar hidupnya lebih praktis. Buktinya pada zaman sekarang kita sangat mudah menemukan bahan bakar sebagai sumber energy di sekeliling kita. Namun, tahukah kalian bahwa bahan bakar yang selama ini kita nikmati dengan sangat praktis merupakan bahan bakar yang tidak akan selamanya ada. Listrik yang milyaran orang nikmati saat ini tentunya tidak muncul secara ajaib, begitu juga dengan bahan bakar transportasi seperti bensin, avtur dll. Semua sumber bahan bakar itu harus melalui sebuah mekanisme transformasi energi agar dapat kita nikmati dan tanpa kita sadari hampir semua sumber energy yang membuat peradaban manusia maju ini bersumber dari energi fosil.

Energi Alternatif yang dapat Menggantikan Bahan Bakar Minyak

Bahan bakar minyak atau orang sering mengatakan BBM ini adalah salah satu hal yang menjadi permasalahan bagi pengguna bahan lainnya sebagai penggantinya BBM untuk kendaraan yang kalian miliki. Tentu saja hal ini yang akan menjadikan suatu hal yang akan sangat merepotkan apabila bahan bakar ini akan menjadi sangat langka. Kelangkaan ini akan disebabkan oleh banyak nya sebab yang salah satunya itu adalah pada permintaan yang akan semakin tinggi yang dibandingkan dengan pasokan yang ada atau yang tersedia. Oleh karena itu ada beberapa perusahaan atau juga ada perorangan untuk mencoba berkreasi dengan cara menampilkan banyaknya inovasi yang terbaru yaitu seperti kendaraan yang tidak menggunakan minyak lagi dan juga situs slot mpo sudah tidak bergantung pada BBM atau bisa dikatakan bisa digerakan dengan cara tidak menggunakan BBM. berikut ini ada beberapa kendaraan yang sedang diuji coba dengan menggunakan bahan bakar yang selain menggunakan bensin maupun solar.

Mobil Bertenaga Hidrogen

Pada saat itu di ajang Tokyo Motor Show yang ada pada tahun lalu Toyota telah resmi membeberkan wujud pada konsep dari mobil yang berteknologi hidrogen yang pada kala itu masih dalam sebuah proses pengembangan. Ternyata setelah beberapa bulan sudah berlalu, kabarnya bahwa ada varian dari produksi Toyota FCV ini yang ternyata sudah sangat mantap untuk masuk ke pasaran otomotif yang ada di Jepang dalam waktu dekat ini.

Mobil bertenaga hidrogen ini sempat mencuri perhatian yang ada di dunia, mid-size sedan ini bernama Toyota FCV tersebut memang memiliki banyak sekali pesona eksterior yang sangat unik. Sangat minim untuk perbedaan yang ada di segi penampilannya kalau kalian bandingkan dengan versi dan juga konsep yang dulu sudah dibuat, yaitu honeycomb grille yang sudah diganti dengan yang lebih konvensional lagi dan juga sangat sederhana namun tetap apik untuk dipandang dan juga digunakan.

Mobil Bertenaga Udara

Pada tahun 2008 silam ada sebuah Tata yang sempat memperkenalkan mobil yang memiliki sebuah konsep yang disebut dengan ‘Mini CAT’. Kendaraan yang satu ini hanya mengandalkan pada tekanan udara sebagai penggeraknya mobil tersebut, lalu hal itu sempat hilang kabar hingga pada akhirnya tiba-tiba ada seorang produsen yang berasal dari India itu mengaku sudah siap untuk mewujudkannya.

Tata mengklaim bahwa biaya pengisian tenaganya hanya sebanyak listrik yang ini dikonsumsi untuk menjalankan sebuah kompresor tekanan angin, biasanya akan sekitar 99 rupee saja atau kalau dirupiahkan sekitar Rp. 18.000 jika sudah dikonversi. Di Indonesia sendiripun, biaya itu tidak mengubahnya pada biaya isi bahan bakar yang digunakan sepeda motor.

Selain itu, pada pengisian tenaga angin yang digunakan hingga penuh hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 3 sampai 4 jam atau bisa saja menjadi dua kali lebih cepat dari mobil elektrik yang rata-rata akan makan 8 jam lamanya. Dalam kondisi yang sudah penuh, Mini CAT ini bisa melaju kira kira  sejauh 300 km.

Mobil menggunakan Tenaga Nuklir

Suatu pemikiran yang semakin terlihat ‘gila’ pemikiran ini sempat muncul dan sudah dikemukakan oleh Loren Kulesus, ia adalah seorang digital desainer yang berasal dari Amerika, yang telah meluncurkan sebuah desain mobil yang bertenaga nuklir yang diberi nama Cadillac World Thorium Fuel.

Meski sudah ada beberapa pihak yang mencemooh ide gila tersebut, hal ini sangat berbeda dengan Dr. Charles Steven, ia ini pendiri sekaligus CEO pada perusahaan Laser Power System (LPS). yang dikutip dari industri tap, pada perusahaan yang bermarkas yang ada di Connecticut tersebut kini tengah mengembangkan sebuah teknologi yang dapat memanfaatkan Thorium, senyawa dari radioaktif yang relatif lebih aman dibanding dengan uranium.

Dengan satu gram thorium saja hal ini sudah dapat menghemat hingga 28.ooo liter bensin yang digunakan. Sedangkan kalau untuk satu mobil saja hanya perlu sekitar 8 gram saja, itupun para pengendara nya sudah tidak perlu lagi untuk mengisi ulang bahan bakar dalam kurun waktu 100 tahun kedepan. Belum lagi mobil tersebut tidak akan mengeluarkan emisi karbondioksida yang dapat mencemari lingkungan sekitar.

Mobil menggunakan Tenaga Angin

Seorang petani yang sudah berusia 55 tahun yang berasal dari China kini ia telah berhasil menciptakan sebuah mobil yang bertenaga angin dengan mengeluarkan biaya hanya sebesar USD 1.600 atau jika dirupiahkan itu sekitar Rp 24 juta. Penemuan yang sangat unik ini mungkin saja akan membuatnya menjadi kaya mendadak.

Dalam waktu tiga bulan saja, Tang Zheng Ping ini berhasil untuk merancang sebuah mobil yang memiliki tinggi sekitar 1 meter dan juga memiliki panjang sekitar 3 meter. Yang hebatnya, mobil tersebut ini benar-benar memanfaatkan tenaga dari angin untuk mobil ini mulai bergerak. Diperkirakan bahwa mobil tersebut dapat mencapai kecepatan 90 mph (140 km h).

Mobil menggunakan Tenaga Gas

Ada seorang inventor yang berasal dari Hertfordshire, di Inggris yang bernama Peter Dearman usianya itu sekitar 61 tahun, ia berhasil untuk kembangkan energi yang sangat ramah terhadap lingkungan yang dapat menggerakkan mobil ini sejauh 3 mil dengan memiliki kecepatan sekitar 48,2 km/jam.

Energi yang digunakan untuk membuat mobil itu berjalan yang dimaksud adalah gas cair atau kalau disebut dalam bahasa Inggris nya yaitu liquid air. Liquid air ini berisikan sebuah senyawa atau gas nitrogen yang beku yang telah diubah menjadi energi yang dapat digunakan oleh orang orang.

“Bahan bakar yang menggunakan dari fosil akan semakin lama semakin habis. Kita semua harus memikirkan bagaimana cara lain agar energi yang satu ini dapat dibutuhkan dan akan tetap ada. Dengan liquid air ini, semoga saja akan menjadi sebuah solusi yang sangat tepat,” jelasnya.

Mobil Bertenaga Matahari

Jelang pada peringatan satu abad nya sebuah organisasi Islam Muhammadiyah, SMK Muhammadiyah 7, Gondanglegi, Malang telah mempersembahkan sebuah mobil prototipe: Smart Education Hybrid Solar Car yang diberi nama dengan nama Suryawangsa, mobil ini dilaunching di SD Muhammadiyah 4, Jalan Pucang, Surabaya, Jawa Timur.

Mobil Hybrid Solar Suryawangsa ini memiliki tipe Semeru 3,5 ini dirancang secara khusus dengan memiliki desain yang kecil. Memiliki panjang sekitar kurang lebih 3.500 milimeter, dan memiliki lebar sekitar 1.700 milimeter, dan tinggi yang dimiliki oleh mobil ini sekitar 1.600 milimeter, berat kosong nya sekitar 600 kilogram, wheel base nya sekitar 3.000 milimeter, serta memiliki kecepatan yang paling maksimum dengan memiliki jarak tempuh sekitar 70 km/jam.

Mobil menggunakan Tenaga Listrik

Mobil listrik yang dapat kalian percaya bahwa akan menjadi salah satu mobil yang akan menjadi hal yang alternatif dalam untuk menghemat pengeluaran yang masyarakat miliki dalam membeli BBM subsidi untuk kendaraan yang mereka miliki. Terlebih lagi setelah pemerintah beberapa waktu lalu telah menaikkan harga BBM subsidi menjadi sangat mahal untuk  per liter nya.

Pencipta mobil listrik ini bernama Ahmadi, Dasep Ahmadi juga mengatakan bahwa mobil listrik ini cukup irit untuk dibawa dalam perjalanan yang kalian miliki. Dari hasil tes yang sudah dicoba, mobil listrik ini setelah dikalkulasi dengan perbandingan harga BBM subsidi pada masa itu, yaitu hanya menghabiskan sekitar kurang lebih Rp 37.000 untuk perjalanan dari Bandung ke Sukabumi.